Panduan Lengkap Cara Dropship di Shopee

Saat ini berjualan produk tak harus punya stok, tapi bukan penjual bayangan ya, hehe. Bagi pemula kita bisa mulai berjualan dengan resiko minimal namun profit bisa maksimal dengan cara dropship di Shopee.

Jadi ketika ada yang order, barulah kita menghubungi pihak supplier. Lalu supplier tersebut akan mengirimkan pesanan atas nama kita sebagai dropshipper. 

Berjualan dengan cara dropship saat ini seakan sudah menjamur . Seolah menjadi lowongan kerja baru tanpa harus punya modal untuk membeli barang.

Tren jualan online sebagai dropshiper pun semakin luas dengan adanya marketplace. Hal ini karena
marketplace memberikan banyak kemudahan, diantaranya adalah dengan banyaknya promo, diskon, program gratis ongkir, dan masih banyak yang lain.

Semua itu bisa dilakukan dengan hanya bermodalkan smartphone dan kuota internet saja.

Tertarik ?

Bagi yang mau memulai berjualan dengan sistem drosphip bisa menggunakan platform : Shopee.

Kelebihan dropship di Shopee

Shopee merupakan salah satu marketplace yang bisa dibilang masih cukup baru dibandingkan dengan yang lainnya. Namun demikian, berjualan dengan cara dropship di Shopee ini sudah cukup banyak diminati dikarenakan beberapa alasan diantaranya adalah :

1. Adanya program gratis ongkir
2. Sering mengadakan promo setiap bulannya
3. Aplikasi Shopee sudah banyak dipakai di Indonesia (sudah familiar)
4. Bisa COD (bayar di tempat)

Apa saja yang harus dipersiapkan ? 

Sebelum kita mulai untuk mendaftar sebagai dropshipper di Shopee, ada beberapa hal yang sebaiknya kita persiapkan dengan matang supaya ke depan kita tidak mengalami banyak kendala dan agar hasilnya lebih optimal sesuai yang kita harapkan. 

1.Memiliki akun Shopee

Langkah pertama ini menjadi langkah wajib bagi Anda ketika ingin melakukan dropship di Shopee. Anda bisa mendaftarkan email untuk bisa memiliki akun Shopee tersebut.

Pendaftaran akun Shopee bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Shopee di smartphone atau bisa juga langsung mendaftarkan pada situs resmi Shopee via desktop.

2. Tentukan produk apa yang akan Anda jual

Ada banyak produk yang dijual di Shopee, tentunya kita juga tidak bisa asal jual saja kan ? Produk
yang tepat akan sangat menentukan laku tidaknya di pasaran. Langkah ini sangat penting jadi jangan di
skip ya 🙂

Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih produk yang akan kita jual.

Pilih yang  sudah terbukti laris

Ini sudah jelas ya, karena kita tidak mau menjual produk yang belum tentu laris di pasaran. Jangan hanya berdasarkan “feeling” karena menurut kita akan laku (kecuali kalau Anda sudah berpengalaman yang mana akan tahu mana produk yang akan laku dijual mana yang tidak laku).

Kalau Anda masih pemula sebaiknya gunakan data penjualan dari Shopee untuk melihat produk yang sudah terbukti laris 


– Harga murah

Banyak produk yang dijual di marketplace harganya sangat murah bahkan banyak yang di bawah harga
pasaran, maka disaranakan untuk survey harga terlebih dahulu.  Dengan begitu kita bisa mendapatkan untung yang lumayan dari selisih harga jual kita dikurangi dengan harga dari supplier kita.

Dari pengalaman, masih cukup banyak yang harganya selisih Rp 50.000- Rp 100.000 lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran.

Tidak jarang para pebisnis online yang mempromosikan produk drophip mereka dengan iklan berbayar seperti Facebook Ads dengan mengambil keuntungan sampai lebih dari Rp 100.000 per pcs.  Wow…

Kenapa bisa begitu ? Ya karena harganya di Shopee bisa sangat murah.

– Range/rentang harga

Barang yang mahal cenderung lebih susah terjual dan juga butuh edukasi agar konsumen yakin dengan
kualitas produk yang kita jual. Kecuali Anda sudah berpengalaman dan sudah mendapatkan trust dari
konsumen, maka sebaiknya pilih produk yang tidak terlalu “mahal”.

Sebaliknya juga jangan ambil produk yang terlalu murah. Misalnya jualan produk seharga Rp 2000 an, ga mungkin kan kita ambil untung Rp 20.000, hehe  (kecuali dengan harga grosir karena order banyak sekaligus).

Untuk awal-awal saran saya pilih range harga diantara Rp 30.000- Rp 300.000. Ini berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman juga.

– Produk yang berkualitas

Kalau Anda pengin berbisnis drosphip secara professioanal sangat disarankan untuk membeli produknya terlebih dahulu, dicoba dulu untuk mengetahui kualitas barang yang akan kita jual.

Setelah itu difoto sendiri dengan berbagai angle, dipahami kualitasnya, bahan terbuat dari apa, fitur-fiturnya apa saja, dll . Dengan begitu Anda akan lebih mudah menjelaskan ke calon pembeli jika ada pertanyaan.

Setelah itu kita bisa menentukan sendiri harga jual yang pantas berapa sesuai dengan kualitas produk tersebut. Anda tentu ga mau kan menjual produk biasa yang kurang berkualitas dengan harga mahal ? Atau sebaliknya, jika ternyata kualitasanya lebih dari ekspektasi, kita bisa menaikkan harga jualnya yang pantas. 

Lalu kalau misalnya belum punya modal untuk membeli produk gimana ? 

Solusinya adalah Anda bisa melihat dari ulasan : pilih yang bintang di atas 4.5. Baca-baca ulasan yang sudah pernah membeli. Catat kelebihan dan kekurangannya apa saja, pengiriman cepat atau tidak , dll

 

Untuk melihat produk yang diinginkan bisa juga dengan cara mensortir di halaman pencarian produk di Shopee.

Kalau sudah menemukan produk yang sesuai, langkah selanjutnya adalah menentukan supplier mana yang akan Anda ajak kerjasama.

2. Memilih supplier

Supplier di sini maksudnya adalah vendor yang akan kita ajak kerjasama untuk membantu menjualkan
produk-produknya. Hal-hal yang sebaiknya Anda perhatikan dalam memilih supplier :

Fast respons . Contohnya toko ini (bukan toko kami)

– Pilih yang sudah Star Seller

Star Seller adalah bentuk apresiasi Shopee kepada penjual (seller) yang aktif dan memiliki pelayanan yang baik kepada konsumen. Untuk menjadi star seller di Shopee harus memenuhi beberapa syarat yang sudah ditentukan. 

Tokonya sudah terdaftar program gratis ongkir

Pembeli mana yang tidak tertarik dengan gratis ongkir ? Ini menjadi nilai plus Anda sebagai penjual atau dropshipper.

Memiliki banyak ekspedisi

Dengan memiliki banyak ekspedisi maka kita bebas menggunakan yang mana sesuai dengan kebutuhan. Mau pilih ekspedisi yang cepat, aman, murah , dll ? 

Daerah pengiriman “dekat” dengan konsumen kita

Misalkan konsumen kita kebanyakan dari daerah Jawa Timur maka bisa pilih toko yang pengirimannya dari Jawa Timur juga supaya ongkir lebih murah.

Memiliki banyak produk di tokonya 

Kelebihan toko yang memiliki banyak produk adalah memudahkan kita untuk memberikan banyak pilihan ke konsumen. Jadi misalkan ada konsumen yang sudah order hijab kita bisa menawarkan produk lain (upsell) semisal gamis dengan “alasan” : ” Sekalian gamis juga Kak, ongkirnya sama 🙂 “

Konsumen biasanya banyak yang berminat dikarenakan ada diskon jika beli 2 produk plus ongkirnya masih sama.

Rating toko bagus

Pilih yang rating toko bintang 4.5 ke atas 

* Oia sebaiknya minta ijin terlebih dahulu ke supplier untuk dropship. Yang tidak kalah penting juga, ke depan sebaiknya kita menjalin komunikasi yang intens dengan supplier kita bisa lewat chat di Shopee atau minta no WA agar lebih mudah dalam koordinasi jika suatu saat nanti ada permasalahan dan siapa tahu bisa nego harga karena sudah berlangganan, hehe.

Jenis-jenis model dropship di shopee 

1. Dropship dari Shopee ke Media Sosial
2. Dropship dari Shopee ke Marketplace lain
3. Dropship dari Shopee ke Shopee

1. Dropship dari Shopee ke Media Sosial

Alurnya seperti ini : kita mempromosikan produk yang kita jual di sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter, atau WhatsApp. Setelah ada pembeli kita menghubungi supplier di shopee untuk menanyakan ready tidaknya produk tersebut.

Atau bisa langung memesan via shopee di toko supplier kita kalau memang produk selalu ready.

Misalkan ada pembeli produk Jaket Parka Pria , maka langkah-langkahnya seperti ini (tampilan via desktop ) :

Masuk ke produk punya supplier yang kita jual.

  1. Pilih warna dan ukuran
  2. Jumlah produk 
  3. Setelah selesai klik “BELI SEKARANG”

Setelah itu akan menuju ke halaman checkout seperti ini :

  1. Klaim voucher dari penjual (tidak semua penjual menyediakan voucher seperti ini)
  2. Masukkan voucher dari shopee (biasanya Shopee sering memberikan voucher untuk pembeli)
  3. Setelah selesai klik “CHECKOUT”

Selanjutnya akan menuju ke halaman alamat pengiriman dan ekspedisi.

  1. Isi alamat penerima (alamat konsumen kita)
  2. Jangan lupa centang dan isi kolom dropshipper dengan menggunakan nama toko kita dan no HP kita.
  3. Tambahkan pesan di kolom “pesan” . Terkadang konsumen minta untuk menuliskan ucapan tertentu, misalnya selamat ulang tahun 

 

2. Dropship dari Shopee ke Marketplace lain

Saya ambil contoh untuk dropship dari Shopee ke Tokopedia.

Caranya sebenarnya sama dengan yang sebelumnya . Hanya saja kita harus membuat toko di Tokopedia terlebih dahulu.

Ketika nanti ada yang order di toko Anda di Tokopedia, maka Anda langsung menghubungi supplier Anda di Shopee untuk melakukan pemesanan seperti cara di atas tadi.

Setelah mendapatkan no resi dari supplier, maka bisa Anda input no resi ini ke toko Anda di Tokopedia. 

3. Dropship dari Shopee ke Shopee

Model dropship dari Shopee ke Shopee ini maksudnya adalah kita sebagai dropshipper memiliki toko di Shopee. Jadi nanti misalkan ada yang order di toko kita, maka akan kita proses ordernya seperti memproses orderan sebagai penjual di Shopee pada umumnya. 

Perbedaanya adalah setelah kita memproses orderan yang masuk, selanjutnya kita order di toko milik supplier, sebagai dropshipeer tentunya. Caranya sama dengan cara di atas. Begitukah ? Salah !! hehe

Perlu diketahui : Sistem Shopee tidak memperbolehkan terjadinya double entry. Artinya, 1 no resi hanya bisa digunakan untuk 1x saja. 

Artinya apa ? Jika kita order di toko supplier maka nanti akan mendapatkan no resi setelah supplier meng-inputnya. Dikarenakan no resi sudah pernah dinput sebelumnya maka no resi ini sudah tidak bisa kita gunakan lagi.

Lalu gimana solusinya ?

Tenang, Anda bisa menghubungi supplier di luar Shopee. Anda bertransaksi di luar Shopee. Dengan begitu Anda akan mendapatkan no resi yang belum pernah digunakan (baca: diinput) di Shopee oleh supplier.

Setelah Anda mendapatkan no resi maka Anda bisa meng-inputnya di toko Anda

 Selesai.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah mengenai no resi otomatis.

Kelebihan no resi otomatis ini adalah kita sebagai penjual tidak perlu repot-repot meng-input no resi, karena no resi sudah didapatkan di awal secara otomatis. Namun kekurangannya jika kita menggunakan model dropship dari shopee ke shopee ini adalah no resi tidak bisa digunakan lebih dari 1x.

Solusinya sama dengan sebelumnya, kita jangan order via shopee. Tetapi menghubungi supplier di luar shopee, misalnya via WhatsApp (WA) lalu bilang ke suplier kira-kira seperti ini :

“Mas/Mbak/Kak, saya ada orderan menggunakan no resi otomatis. Tolong nanti dikirim dengan no resi ini ya” (sebutkan no resinya).

Kira-kira seperti itu.

Beberapa tips berjualan dengan cara dropship di Shopee 

1.Jika Anda memiliki toko di Shopee (model dropship Shopee ke Shopee) maka manfaatkan fitur “Iklanku“.

Manfaatkan fitur dari Shopee ini untuk meningkatkan penjualan di toko Anda. Fitur ini sangatlah powerfull dikarenakan kita bisa mensetting iklan agar dilihat oleh calon pembeli yang tepat. 

* Sekedar tips : jika Anda punya modal yang lumayan bisa “bakar uang” di awal.

Maksudnya adalah meskipun iklan belum efektif (masih boncos/rugi) jangan langsung dimatikan. Tunggu sampai beberapa lama sampai terjadi banyak penjualan (meskipun masih rugi).

Tujuannya apa ? Untuk mengumpulkan pembeli dan testimoni/ulasana toko, sehingga semakin banyak pembeli semakin percaya orang untuk membeli di toko Anda. Jangan lupa selalu fast respons jika ada yang chat, berkomunikasi dengan baik, minta ulasan yang baik jika puas dengan produknya, dll. 

Intinya disini kita membangun reputasi toko yang bagus terlebih dahulu untuk jangka panjang.

Setelah reputasi toko bagus, tanpa perlu beriklan pun akan ada pembelinya. 

2. Perbanyak promosi di sosial media.

Gunakan berbagai channel/platform sosial media untuk menarik pengunjung ke toko kita di Shopee.

Anda bisa menggunakan traffic berbayar seperti Facebook Ads, Instagram Ads, atau yang gratisan (organik) seperti Facebook Fanspage, Instagram bunisess, status di WA, dll.

Minta konsumen untuk order di Shopee saja. Sebutkan kelebihannya apa saja jika order via Shopee : gratis ongkir, bisa COD, ada promo, dll

3. Minta tolong ke calon pembeli, teman atau siapapun untuk memfollow toko kita di Shopee.

Perbanyak follower untuk meningkatkan “trust” di mata calon konsumen. 

4. Anda bisa juga membuka toko di marketplace lain (Tokopedia, Lazada,Bukalapak, dll)  untuk memperbesar peluang mendapatkan pembeli lebih banyak. 

5. Selalu update dengan berbagai promo terbaru dari Shopee. 

Ini berguna jika ada promo menarik dari Shopee bisa kita gunakan untuk memberikan promo juga ke calon pembeli. Biasanya promo ini berupa voucher. Kita bisa mengunakan voucher ini untuk order di toko supplier, sehingga mendapatkan diskon. Lumayan kan ?  🙂

6. Komunikasi intens dengan supplier. 

Kita mau berbisnis jangka panjang, so sering-sering saja membangun komunikasi yang baik dengan supplier. Tidak hanya masalah pekerjaan, bisa ke hal lain juga. Bantu supplier dengan cara memperbanyak penjualan. Kita senang , supplier juga senang. 

Kesimpulan

Berjualan dengan cara dropship di Shopee menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pemula. Selain karena hampir tidak memerlukan modal sama sekali untuk memulainya, Shopee juga sering mengadakan promo yang bisa memberikan keuntungan untuk pembeli ,penjual, maupun dropshipper.

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *